Baju Import di Blok M Square Murah, Diserbu Pembeli

Jakarta, beritabaru.com – Produk pakaian impor di pertokoan Blok M Square diminati masyarakat, hal ini terlihat dengan banyaknya pengunjung di beberapa toko yang menjual pakaian dari luar negeri. Pengelola toko ‘678′ Nani di Jakarta, Kamis mengatakan kebanyakan para pembeli yang ke toko ini menanyakan adanya pakaian impor.

“Meskipun harga pakaian impor tersebut lebih tinggi dibanding harga pakaian produk lokal, namun masyarakat tidak peduli,” ujarnya.

Menurut Nani, kebanyakan masyarakat yang menginginkan pakaian dari luar negeri selain model lebih bagus, bahannya pun lebih baik dari punya lokal.

“Biasanya pembeli yang mengerti pakaian itu impor atau bukan, ketika memegang pakaian itu sudah tahu dari jenis bahan yang dipergunakan,” jelas Nani.

Pakaian impor yang dijual di tokonya, berasal dari Thailand, Korea dan Hongkong. Selain kualitas bahan pakaian import lebih baik, Nani mengatakan masalah harga sebenarnya tidak jauh berbeda dengan produk pakaian lokal.

Toko ‘678′ untuk baju kaos produk lokal dijual dengan harga paling murah Rp35 ribu per potong, sementara untuk produk import dijual dengan harga Rp45 ribu.

“Selisih harga yang tidak terlalu besar inilah menyebabkan peminat pakaian import banyak, untuk baju impor yang berbahan kain biasanya kami lebih mudah menjual daripada punya lokal dengan kualitas yang tidak kalah juga tapi harganya mahal,” ujarnya.

Produk pakaian impor yang banyak dijual di toko tersebut kebanyakan berbahan kaos yang berserat serta sifon dan dalam sehari mampu menjual hingga sepuluh potong pakaian.

Hal ini terlihat dengan banyaknya pengunjung di toko yang dikelola Nani, yang melihat-lihat pakaian yang kebanyakan dari luar negeri dan menurut mereka model luar lebih bagus dan bermutu.

Sementara itu, Eli pemilik toko ‘Druri’ yang menjual pakaian impor di kawasan yang sama mengatakan bahwa pengunjung yang datang ke tokonya kebanyakan menanyakan produk luar tersebut.

“Dalam sehari pengunjung yang datang ke toko sekitar 30 orang, namun yang membeli pakaian import paling hanya lima orang,” kata Eli.

Dia mengatakan kebanyakan, pembeli mengurungkan membeli pakaian import di toko miliknya karena terganjal dengan harga yang tidak cocok.

“Karena kita juga membeli pakaian impor yang kebanyakan asal Korea dan Hongkong ini, dari pemasok harganya juga sudah mahal, tapi kadang-kadang pembeli menawar di bawah harga pemasok,” tandasnya.

Pakaian impor yang dijual di toko Eli harganya antara Rp80 ribu ahingga Rp160 ribu per potong, yang menurutnya, kualitas barang luar memang dari segi model nomor l dan kualitas bahannya lebih bagus dari lokal.

Sumber: http://www.beritabaru.com

If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Leave a Reply